Tampilkan postingan dengan label fema. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fema. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Mengenang Ulfah


Saya mengenal Ulfah pertama kali di kepanitiaan MPKMB 45 (Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru angkatan 45). Ulfah waktu itu menjabat sebagai kepala divisi konsumsi. Di tahun kedua kuliah, kami belajar di satu departemen, satu kelas, satu angkatan, hingga satu dosen pembimbing skripsi. Di akhir masa kuliah, Ulfah dikabarkan sakit. Penelitiannya tertunda karena sakit itu. Dalam tiap kesempatan jenguk Ulfah, saya selalu berhalangan ikut. Saya sempat menitipkan sebuah lagu buat Ulfah, judulnya Sembuh Ulfah.

Sembuh Ulfah by Rheza Ardiansyah

Akhir Februari lalu, sakit Ulfah makin menjadi. Saya menuliskan surat penyemangat dan menitipkan dwilogi Manis Getir Skripsi. Hari Selasa tanggal 24 April 2012, Ulfah dibawa ke rumah sakit. Besoknya, Ulfah menghembuskan nafas terakhir di samping ayahnya. 
 

Ulfah adalah sosok yang selalu melekat dengan kesan kebaikan. Dia aktif di organisasi keagamaan kampus IPB. Di hari pemakamannya pun, rekan seperjuangannyalah yang mengantarkannya ke rumah terakhirnya. Ulfah pernah mengingatkan ayahnya untuk sabar waktu beliau menyatakan simpati atas kondisi Ulfah yang antiklimaks. Solat sunah macam solat duha, tak pernah ia lewatkan. Jangan tanya soal solat wajib. 

Selamat jalan Ulfah...   

Jumat, 10 Februari 2012

Ilmu Keluarga dan Konsumen



Salah satu penentu madaninya suatu masyarakat, adalah tingginya kualitas individu yang menyusunnya, sementara kualitas individu tadi akan sangat bergantung pada sebuah institusi sosial bernama keluarga. Sadar akan hal penting itu, beberapa negara telah lebih dahulu melakukan kajian terhadap keluarga dan komponen di dalamnya. Di Indonesia, ilmu keluarga belum familiar. Untuk mengisi kekosongan bidang studi itu, pada tahun 1963 Institut Pertanian Bogor menyelenggarakan sebuah departemen yang berfokus pada pendalaman keilmuan tentang keluarga, departemen itu bernama Ilmu Kesejahteraan Keluarga (IKK). Seiring dengan dinamika kehidupan akademik di kampus pertanian, Departemen IKK kemudian berkembang dan berubah nama menjadi Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga (GMSK). Hal itu dilatarbelakangi oleh eratnya kekerabatan antara ilmu gizi dan ilmu keluarga, sehingga kedua keilmuan itu dilebur pada 13 Juni 1981.

Ilmu alam adalah studi yang banyak dipelajari di IPB, termasuk di dalamnya ilmu ekologi. Kriteria ekologi selama ini masih berkutat pada sistem kehidupan secara luas yang mencakup manusia, hewan, tumbuhan, dan hubungan diantara ketiganya. Ilmu ekologi tadi kemudian berkembang dan menyesuaikan dengan kondisi aktual, sehingga ada salah satu cabang ilmu itu yang disebut ekologi manusia. Untuk menjaga agar panji ekologi manusia tetap berkibar, maka pada Januari 2005 IPB membentuk sebuah fakultas bernama Fakultas Ekologi Manusia. Di dalamnya terdapat tiga departemen, yaitu Departemen Gizi Masyarakat (GM), Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK), serta Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM). Dua departemen pertama tadi adalah derivasi dari Departemen yang sebelumnya dikenal dengan nama GMSK. Dengan demikian, tanggal 10 Januari dicanangkan sebagai ulang tahun departemen yang telah menjadi wadah kami belajar, IKK.
Tulisan diatas saya susun bersama Agus Surachman dari berbagai sumber untuk keperluan pembuatan buku angkatan IKK 44. Di bawah ini saya tunjukkan foto yang menunjukkan tempat kami mahasiswa IKK menuntut ilmu. Kamu bisa mendalami sejarah tentang departemen ini dengan lebih detil melalui sebuah karya tulis yang digubah para pengajar Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB di tautan ini.












Kamis, 08 Desember 2011

Manis Getir Skripsi: Selebrasi Part 1

Biasanya pelepasan wisudawan/ti (selanjutnya disebut wisudawan aja) digelar setelah prosesi upacara wisuda di gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB, tapi kali ini Hari Pelepasan Sarjana dihelat sehari bada prosesi seuniversitas. Bertempat di ruang diskusi FEMA, para wisudawan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) diarak dengan ritual kecil yang hangat dan dekat. Acaranya sangat meriah dan tentu saja berkesan juga. Berikut saya lampirkan beberapa foto dan video selama acara berlangsung. Beberapa foto berukuran lebih besar (terutama yang objek fotonya banyak), klik saja fotonya. Dua video yang disertakan adalah rekaman penampilan IKK 44 dan penampilan Pak Arif Satria (dekan FEMA) yang berkolaborasi dengan Pak Budi Setiawan (ketua departemen Gizi Masyarakat) dan Alfian Helmi (wisudawan FEMA). Video kedua saya unggah setelah sebelumnya mendapat restu dari Pak Budi yang tampil di video sebagai pemeran utama. Kata beliau "jangan, nanti saya kebanjiran order". :D







Saat penyerahan plakat kepada lulusan FEMA, saya minta bantuan Wira untuk mengabadikan momen ketika saya berjabat tangan dengan para dosen. Foto karya Wira bagus. Ketika kami berganti posisi, saya gagal membuat hal serupa, padahal semua setting dan kameranya sama. Hehe.
























Yang di bawah ini spesial buat diunduh Zizul dan fansnya. :D


Usai menghadiri HPS, para wisudawan FEMA bertolak ke GWW untuk melaksanakan gladiresik wisuda besok. Kami diingatkan lagi untuk menyanyikan hymne IPB dengan benar oleh Pak Prof Hutomo. Beliau begitu berapi-api mendidik kami. Semangatnya seakan sama dengan ketika beliau mengajarkan lagu "Bebaskanlah kampus kita dari sampah dan asap rokok" ketika kami pertama kali masuk IPB.




Pas Rajib datang, saya langsung inget koleksi foto waktu kami tinggal selorong di asrama C1, lalu kami berfoto. Ternyata, tanggal pengambilan foto dua foto di bawah sama, bedanya dua tanggal itu terpisah 3 tahun. :D


Foto-foto dan kisah dibalik prosesi wisuda 7 Desember rencananya mau diceritain di buku Manis Getir Skripsi. hehe. Tunggu tanggal terbitnya. ;)