Tampilkan postingan dengan label koran kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label koran kampus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Menyimpan di Tempat Teraman

"Tempat paling aman buat nyimpen rahasia 
adalah di tempat umum"

Pernyataan diatas saya baca di buku The Jacatra Secret. Kalimat itu dicetuskan oleh George Washington. Sebenarnya kuotasi itu dikaitkan dengan peletakan rahasia secret society yang disematkan di kode-kode tertentu di tempat umum, tapi yang akan saya bahas selanjutnya bukan soal itu. Ini soal menyimpan jejak, atau bolehlah dibilang kenangan. Kalau semboyan Eyang Washington tadi dimodifikasi, kira-kira bunyinya jadi gini:

"Tempat paling aman buat nyimpen data adalah di internet"

Di kesempatan pertama bertugas sebagai reporter Koran Kampus IPB, saya mendapat kesempatan mewawancarai salah satu penggiat Blogger IPB, Aziz Nurussadad. Katanya kalau kita nulis di kertas, atau di tembok, mungkin tulisan kita hilang, tapi kalau kita nulis di blog/internet, tulisan kita bakal ada selamanya.

Berangkat dari logika berpikir macam gitu tadi, saya lalu mengunggah dua file yang nangkring di folder rekaman suara. Mungkin suatu hari nanti ketika saya dengar rekaman suara ini lagi, saya ingat bahwa ketika kuliah saya punya seorang teman dekat, Fanfan.

Rheza and Fan - Brilliant Color of The Night (Asphoria Cover) by Rheza Ardiansyah

Rheza and Fan - Funeral For Torquoise (Asphoria Cover) by Rheza Ardiansyah

Kamis, 27 Oktober 2011

Tentang Subjektivitas dan Objektivitas

Soal subjektivitas dan objektivitas bagi seorang jurnalis bukan urusan remeh. Wendi Putranto, sang editor eksekutif majalah Rolling Stone Indonesia memaparkan pandangannya (berdasarkan pemaparan J. B. Wahyudi, dosennya) tentang kedua mantra sakti jurnalistik tadi. Mari simak! :)