Tampilkan postingan dengan label foto lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto lain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Januari 2013

Vocalista Angels

Di Klaten Jawa Tengah, ada sebuah kelompok paduan suara yang meraih prestasi gemilang di kancah internasional. Awalnya mereka menjuarai kompetisi paduan suara di tingkat kecamatan, kabupaten, menjuarai Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi), meraih medali emas di kompetisi paduan suara di Korea Selatan, China, Amerika Serikat, menempati posisi ke-8 paduan suara terbaik sedunia diantara 1000 kelompok paduan suara lain, dan banyak prestasi lain yang mereka raih, padahal mereka dari daerah, dengan berbagai keterbatasan dan tantanggannya sendiri. Tengok saja deretan tanda penghargaan di foto diatas. Nama kelompok paduan suara ini adalah Vocalista Angels. 


Vocalista Angels bermula dari kecintaan seorang warga Klaten yang juga aktif di kegiatan-kegiatan gereja. Ia lalu merintis sebuah kelompok paduan suara dengan mengundang anak-anak di sekitar kediamannya untuk bergabung. Penghasilannya sebagai agen penyalur bahan bakar gas disisihkan untuk membiayai kelompok paduan suara yang ia lahirkan. Kesulitan finansial untuk membiayai Vocalista Angels berkompetisi ia akui bukan hal yang aneh, tapi ia tetap bertahan. Buahnya, Vocalista Angels kaya dengan prestasi. Thea Sulistyo sang ibu Vocalista Angles pun bangga dengan pancapaian itu.


Vocalista Angels menggunakan rumah sang pembina sebagai tempat berlatih

Anak usia sekolah yang tinggal di Klaten ikut serta dalam kelompok paduan suara ini. Meski awalnya terinspirasi dari paduan suara gerejawi, Vocalista Angels kini didukung personil dari ragam latar belakang keyakinan. Mereka juga mamapu tampil dalam beragam kegiatan keagamaan berbeda.


Pelatih Vocalista Angels tidak menerima serupiah pun bayaran uang. Ia mengaku melakukannya sebagai wujud dari ajaran ayahnya yang seorang pendeta. Menjadi pelatih Vocalista Angels tanpa bayaran adalah wujud pengabdian seperti yang diajarkan sang ayah. Meski seorang kristiani, ia juga melatih para santri untuk melantunkan shalawat di pesantren sekitar Klaten.

Jumat, 09 November 2012

Di Desa Balinuraga

Sebuah perselisihan pecah antara dua kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ratusan rumah rusak, belasan nyawa melayang, ribuan warga menderita. Saya ditugaskan melaporkan kondisi pasca bentrok disana. Berikut beberapa dokumentasi ketika meliput kondisi Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan.








Rabu, 15 Agustus 2012

Banjir Kanal Timur

Kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) di Jakarta, menjadi tempat favorit bagi warga untuk menikmati waktu sore hingga senja. Suatu ketika saya berkesempatan kesana, dan mendapati meriahnya wilayah penyalur kelebihan air di Jakarta itu. Fasilitas flying fox yang diprakarsai sebuah kelompopk pecinta alam, memeriahkan suasana sore di BKT, terlebih di bulan puasa. Seorang warga mengaku keramaian ketika bulan ramadhan mencapai 3 kali lipat hari biasa. Untuk menikmati layanan sebrang kali dengan tali ini, Kamu cukup  menyisihkan uang seikhlasnya. Biasanya, warga membayar 5000-10.000 rupiah untuk menyeberang kali BKT ke seberang dan kembali di bagian lain kali. Panjang lintasan totalnya berari 140 meter. Meski tanpa pengaman yang memadai seperti helm, warga tidak gentar. Bahkan ketika seorang petugas terjatuh ke tengah kali, sepertinya warga tidak ciut nyalinya, bahkan meluncur dengan pose menantang. Untuk melihat foto-foto lengkapnya, kamu bisa akses tautan ini.





Minggu, 06 Mei 2012

Kamis, 12 April 2012

Foto Pagi

Pagi punya kombinasi sempurna antara cahaya, udara, dan suasana. Kalau sengaja hunting foto, saya biasanya pilih pagi. Contohnya seri foto Limbangan ini dan ini. Atau foto Kampus Pagi ini. Nah di kosan baru di Jakarta, baru kali ini saya jalan-jalan hunting foto pagi-pagi. Selain bisa menghirup udara segar, jalan-jalan pagi juga bisa buat kita tahu kondisi sekitar, juga kenalan sama tetangga. Ruginya? Pagi itu saya dikejar anjing. Hahahaha. jadi ceritanya di sebuah bengkel mobil, saya motret mobilnya, trus pas mau foto bagian lain, tiba ada suara salakan anjing. Saya dan si anjing lalu saling tatap. Saya spontan lari, si anjing ngejar. Hahaha. Untung dia berhenti pas di belokan, ada warga sekitar soalnya yang nolongin. Bapak-bapak yang nolongin saya bilang, "kalau ketemu anjing jangan lari". Telat nih si bapak ngasih taunya. Saya lalu jalan ke bagian lain komplek perumahan sekitar kosan. Pas mau jalan lagi, eh ada anjing lain, saya ga jadi kesana, trauma. hahahaha.