Sabtu, 31 Oktober 2015

Demi Tas Star Wars

Bulan desember nanti, akan diputar seri ketujuh film star wars. meskipun saya belum menonton enam seri sebelumnya, saya sudah tahu inti cerita kisah yang justru diawali episode keempat ini. saya pun antusias untuk menonton keenam film yang sudah saya siapkan, sebelum desember nanti nonton yang ketujuh. nah di sela penantian itu, ketika mengunjungi frankfurt book fair, saya melihat seseorang mengenakan tote bag bergambar empat tokoh star wars. dan tidak cuma satu orang, tapi dua. bahkan beberapa saya lihat ada juga yang pakai tas bertanda kertas yang distepler itu. saya pun berkesimpulan: tas bagus itu, gratis. haha.


Kita semua mafhum bahwa manusia, kita semua, secara naluriah hidup dengan apa yang disebut prinsip ekonomi. dengan prinsip itu, kita akan berusaha mendapat keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil mungkin. barang gratisan jelas memenuhi kriteria itu. apalagi bagus. maka saya berikhtiar untuk memiliki tas star wars itu.



pertama saya tanya ke seorang penyandang tas. ia bilang tasnya ada di hall 3. dari hall 4 tempat saya berada saat itu, saya langsung beranjak. Buru-buru. Karena menurut orang yang saya tanya, "masih ada". artinya terbatas dong. iya tentu saja. haha. setibanya di hall 3 setelah naik turun eskalator dari hall sebelah, kok nggak ada rame-rame. aneh juga, biasanya justru para fans berkerumun atau setidaknya berseliweran dengan tanda khusus. saya pun keliling di bagian buku komik. belasan menit mencari, tempat yang dimaksud tidak ada. Lalu ada seorang ibu bermata kecil yang memakai tas itu. Aha, ini dia petunjuk berikutnya. Namun ketika saya tanya dia malah tidak tahu. masa ditanya dapet itu dari mana dia nggak tau. haha. mungkin dia nggak ngerti bahasa inggris. oke, akhirnya kami berpisah setelah saya ucapkan arigatou dan dia membungkuk.


saya pun kembali ke pintu masuk setelah lumayan keliling ke beberapa lorong. Peta yang ada di depan sana saya periksa. Tapi kok nggak ada nama Disney atau Lucas Film, produsen produk Star Wars. Saya tanya ke petugas di bagian ticketing, dia nggak tau. Untung ada dua pemuda di area penitipan barang yang mencangklong tas start wars itu. Ini dia.  Mereka ternyata nggak yakin juga tadi dapetnya di mana. Hehe. Ternyata perjuangan mendapatkan tas star wars gratis nggak semudah yang saya kira. Saya menyerah? Oh tidak. Dua abang-abang itu lalu menuju pintu masuk, dari sana dia menunjuk sebuah gerai. Di sanalah saya bisa meminta. Ya, meminta secara khusus karena memang tidak terlihat dari luar. Saya paham, dan langsung mengeksekusi perintah.


Setibanya di gerai yang dimaksud, saya tidak langsung utarakan pemaksudan. Saya pancing dengan meminta katalog produk perusahaan percetakan buku itu. Dia ngasih beberapa lembar, tapi tanpa tas. Hahahaha. Sial. Lalu ekor mata saya menangkap sebuah dus yang diisi sesuatu berwarna hitam. Aha. Itulah tas yang saya cari. Kali ini saya tidak lagi berimplisit. Langsung saya bilang "apakah ini bisa dibungkus dengan tas itu?" Semoga itu terdengar cukup halus sebagai tanda meminta. Hehe. Akhirnya katalog itu dibungkus ke dalam tas hingga akhirnya ia berpindah tangan. Tiba-tiba seseorang menepuk pundak saya. "Finally you found it!" kata pemuda yang tadi memberi arahan. "Thank you so much!" ujar saya berteriak. Mukanya keburu berpaling sembari menyusun langkah cepat sebelum saya teriak lebih kencang: "May the force be with you!" []


Anak kecilnya bingung

Sebuah tembok di dekat stasiun pusat kota Frankfurt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar