Rabu, 27 Juli 2011

Manis Getir Skripsi: Menyemat Selamat

Rabu itu di reminder saya sudah tertulis 'wisuda 44'. Bukan hari spesial untuk saya, tentu saja karena bukan saya yang diwisuda. hehe.

Ga ada perlakuan khusus terhadap hari keramat di IPB itu (selain wisuda, kegiatan rutin di IPB yang diadakan tiap Rabu adalah Rabuan, kumpul para dosen). Saya ke kampus jam 9 dan kembali ke kosan jam 11 setelah menerima makalah seminar yang akan saya bahas selasa depan. Setibanya di kosan, ada SMS masuk, dari Wawan. "Saudaraku jangan lupa saya hari ini diwisuda," kata Wawan di SMS itu. Yaudah, saya balik lagi ke kampus cuma buat menyematkan selamat buat sahabat saya itu. Wawan adalah salah satu teman sekamar saya waktu di asrama TPB IPB. Inilah gambaran asrama TPB yang saya potret di hari terakhir saya tinggal disana.

Saya awalnya tinggal di kamar nomor 99, berdua sama Nanda, mahasiswa gempal dan cerdas asal Medan yang terkenal dengan panggilan Gentong. Karena Gentong jarang ada di kamar, saya selalu tinggal sendirian di salah satu kamar yang menghadap jemuran yang kalau malam gelap dan spooky di lorong terangker di asrama saat itu. Soal keangkeran lorong saya, nanti kapan-kapan ceritanya. hehe. Nah akhirnya saya pindah ke kamar 92. Disana saya tinggal seruangan dengan Wawan tadi. Dua orang lain penghuni kamar itu adalah Fibo dan Reza (ya,di kamar 92 ada 2 orang yang namanya sama). Tahukah kamu, panggilan sayang kami untuk Reza adalah 'mamas', soalnya dia wong jowo, orang Surabaya, ade kelas se-SMA-nya Ahmad Dhani, rocker pula dia. Wawan yang pertama kali ngasih panggilan 'mamas'. Saya suka geli sendiri dengan panggilan itu. Mamas dalam bahasa sunda artinya t***t. haha. Inilah foto kami saat menjalani photo session di seremoni perpisahan. hehe. Dua orang di kiri namanya sama. Yang jongkok di kanan itu Fibo, di belakangnya Wawan. nah Wawan inilah yang lulus duluan dan diwisuda peling awal diantara kami.

Saat acara wisuda, saya ketemu Mamas dan Fibo juga sebenarnya, tapi ga barengan, mereka juga sama lagi nyari Wawan yang baru keluar gedung Graha Widya Wisuda (GWW). Pas ketemu Wawan, saya udah ga bareng lagi sama mereka berdua, jadinya kami berfoto berdua saja.


Saya juga berjumpa dengan Limpi. Dia ini dikenal di kampus sebagai vokalis band cadas. Di foto itu selain saya dan Limpi, ada juga Osmond, bassis berbisa yang pernah seband sama Limpi (nama bandnya Nine Foul Out, seteru abadi Finding Nadia.haha). Ada juga Yuben, dia ini vokalis yang punya karakter suara melengking. Tahukah kamu? Di masa-masa awal masuk IPB, si Yuben ini gaya rambutnya mohawk. haha.



Ah, ternyata saya juga berjumpa dengan Bayu, teman sekosan saya di Wisma Sahabat. Kami berfoto dengan teman sekosan lainnya.

Wawan sebenarnya menahan saya untuk tidak pulang dulu, nunggu Fibo sama Mamas, tapi saya malah pulang.

Kapan saya diwisuda? Baru Tuhan yang tau. hehe. Doakan saja semoga saya segera menyusul mereka :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar